Hello..
Blog gue yang teramat
gue kasihi..
Setelah sekian lama gue putus asa, karena beberapa kali gue
pengen nge-blog tapi terus ada kendala yang bertubi-tubi. Mati lampu lah, habis
kouta lah, habis pulsa lah, jaringan lelet lah, jomblo lah. Oke, abaikan yang
terakhir.
Dan akhirnya hari ini, menit ini, detik ini gue bisa
nge-blog lagi. Pakai laptop temen gue, dan kebetulan dia lagi nginep dirumah.
Eh, di teras aja deng.
Sebenarnya gue pengen ngerayain kebahagiaan gue ini, pakai
acara tumpengan sekalian, tapi mungkin itu terlalu lebay.
Oke, langsung aja. Sekarang gue mau cerita tentang
sahabat-sahabat gue.
Ceritanya gini..
Waktu gue kelas 3 MTs, gue udah punya genk, tepatnya tanggal
9 April 2012. Nah resmilah gue jadi anak gaul. Ini semua berkat kesupelan gue
yang berteman dengan siapa saja, mau orang itu jelek, cakep, kaya, miskin,
kurus, gendut, putih, item, tukang parkir, pedagang asongan, bibi kantin,
tukang beca, pemulung sekalipun gue tetep temenin. Kecuali satpam, sebab gue
dari zaman Nabi Adam sapai zamannya Eyang Subur Naik Haji gue gak pernah akur
dengan yang namanya satpam. Kenapa? Bukan karena gue suka ngerjain dia atau
sebaliknya, tapi karena gue suka telat masuk dan yang akan berakhir dengan
debat di depan pintu gerbang sekolah.
Tapi karena gue disini pengen cerita tentang sahabat-sahabat
gue, jadi masalah satpam tadi kita lupain aja. Oke?
Nah awalnya nama geng gue ini adalah 7law (SevenLaw) . Iya,
semacam 7 anak malang fakir asmara yang suka galau. Gue nggak ngerti kenapa
kami bisa milih nama ini, atau mungkin juga waktu itu kami lagi jalan ke mol
bertujuh terus kami di hipnotis Uya Kuya, kemudian kami gak sadar. Dan jadilah
SEVENLAW!!
Tapi kenyataanya bukan gitu, kenyataannya adalah karena kami
semua ALAY! Gue nyesel kenapa namanya gak SevenLay aja, yang artinya adalah 7
anak manusia yang ALAY. Mungkin kami
ALAY, tapi kami bukan JABLAY. #eaaaaaaa
Kami sebenarnya gak sekelas, tapi mungkin karena kontak
batin orang-orang gila ini. Kami bisa bersatu. AMAZING!
Seiring waktu berjalan, gue ganti tuh nama geng jadi
Cimit-Cimit. Ya, semacam 7 anak manusia yang keliatannya imut-imut tapi
sebenarnya amit-amit. Dan mereka semua setuju, terimakasih.
Cimit-cimit jadi terkenal tingkat kabupaten dari pada
SevenLaw. Dan gue mulai menyesal kenapa gak dari dulu-dulu aja gue namain
Cimit-Cimit.
Jadi cimit-cimit ini terdiri dari 7 anak muda cewek-cewek
cantik yang patah hati kemudian gila. Dan semua rumah sakit jiwa menyerah
menanganinya. Ini adalah kejadian yang langka.
Dan ini dia orang-orangnya.
Pertama, Retno Intan Resmitha Munandar

Ini dia sahabat gue yang paling gila. Dia cantik tapi suka teriak-teriak
gak jelas, dan teriakannya itu lebih mirip Upacara Pembangkitan Arwah. Gue jadi
ngeri sendiri, dia juga ketua panitia Alayers di kota gue, selain itu dia juga
Galuers akut. Kehebatan dia yang lain adalah dia kalo ngomong kayak pembalap
nabrak tanda koma (,) dan tanda titik (.) mungkin waktu gue kenal dia dulu, gue
khilaf.
Kedua, Nadya Mahrita Ulfah.

Nadya adalah sahabat gue yang cantik, gokil dan imajinasinya tinggi.
Dia demen ngayal dan bayangin yang enggak-enggak. Saat lu ngomong sama dia, dia
akan diam sebentar, kemudian seketika dia akan teriak “TIDAAAKKK!!!” nah itu
artinya khayalannya endingnya jelek. Dan parahnya itu terjadi setiap waktu,
jadi intinya khayalannya selalu bad ending dan berakhir mengerikan. Gue turut
prihatin sama sahabat gue yang satu ini.
Ketiga, Desty Anjarani.

Sahabat gue yang anggun dan cantik bener, tapi tetep gila. Dia adalah
K-POPERS sejati, yang dikamarnya banyak poster boyband korea dan CD film korea
yang bejibun. Dia bisa ngapalin nama-nama personil boyband korea dengan benar
dan tepat dalam sekejap. Padahal gue yakin, dia paling susah kalo ngapalin
nama-nama zat kimia. Tapi selagi dia masih bisa ngapalin nama gue dengan baik,
gue gak bakal ngebakar poster-poster dikamarnya.
Keempat , Nazilah Wahyu Utami.

Sahabat gue yang paling cocok sama Desty, karena mereka
berdua sama-sama K-POPERS. Dia orang yang sangat imut, bawel, styling dan
ter-update masalah korea. Selain telmi, kelebihan dia adalah suka bingung. Dan
akhirnya gue juga bingung. Dia orang yang paling suka gue isengin di kelas, gue
cuka coret-coret tangannya dan kena omelan dia. Tapi gue sabar. Hiks :’(
Kelima, Riska Tiatul Fitri.

Dia sahabat gue yang paling sering di bully setelah intan,
bukan hanya karena hidungnya yang mancung (kedalam) kebanggaanya itu dan gigi
gingsulnya, tapi juga karena segala keTELMIan dan keLOLA-annya. Sama kayak Ayu,
lu gak akan bisa ngomong sama mereka sekali. Karena loading mereka pada dasarnya
memang lelet, selelet jaringan sekarang ini. Dia juga pencinta brondong,
walaupun katanya dia sudah insyaf gue masih gak bisa percaya.
Keenam, Desy Oktavia Sari.

ini sahabat gue yang rada-rada bego. Dan demennya ngebo. Mungkin
karena dia sering tidur, dia jadi sedikit linglung. Dia adalah model di kota
gue. Dia cantik dan kaya, dia juga sering ketawa yang tawanya lebih mirip
kuntilanak kejedot pintu. Gue gak ngerti gimana ceritanya gue bisa kenal sama
dia. Gue menyesal.
Dan yang ketujuh adalah diri gue sendiri.
Nah, kalo gue ini. Biar kalian aja yang nilai sendiri. Haha
Tapi yang baik-baik aja ya.. wkwkw
Nah itulah sedikit gambaran tentang sahabat-sahabat gue yang
gilanya cetar membahana baday tingkat olimpiade.
Sekarang cimit-cimit udah 1 tahun, dan kami udah pada SMA.
Udah pada tua semua.
Kami juga udah ngerayain anniversary 1st nya Cimit-cimit.
Ini foto yang berhasil di dokumentasikan.

Pertama-tama gue pengen ngucapin terimakasih banyak sama
cimit-cimit, karena setahun terakhir ini hidup gue jauh lebih berwarna daripada
sebelum-sebelumnya. Bukan karena kalian punya krayon, tapi karena kalian udah
ngajarin gue banyak hal, baik itu persahabatan, kebersamaan, suka, duka, dan
lain sebagainya. Gue sayang kalian.
Mungkin kita semua berbeda-beda, tapi kalian juga tau
Pelangi pun indah karena warnanya yang berbeda-beda.
Dan cimit-cimit adalah pelangi yang indah. Thanks my best
friend. You are my everything. :*